Contoh Persidangan Pidana


AGENDA SIDANG 1

Permulaan sidang

  • Hakim: Membuka sidang dan menyatakan sidang terbuka untuk umum
  • Hakim : Hakim ketua sidang memerintahkan supaya terdakwa dipanggil masuk ke ruang sidang.
  • Hakim : Hakim menanyakan identitas terdakwa , nama lengkap, tempat lahir, umur, atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal, agama, dan pekerjaan serta mengingatkan kepada terdakwa agar supaya memperhatikan segala sesuatu yang didengar dan dilihatnya dalam sidan.
  • Hakim: Hakim meminta KTP yang kemudian dicatat oleh panitera seluruh identitas terdakwa yang tertera dalam KTP.

Pembacaan surat Dakwaan

  • Hakim: Hakim ketua sidang meminta kepada penuntut umum untuk membacakan surat dakwaan.
  • Jaksa: Membacakan surat dkwaan sesuai perintah Hakim
  • Hakim: Setelah surat dakwaan di bacakan oleh JPU Hakim kemudian menanyakan kepada terdakwa apakah sudah mengerti tuntutan yang di dakwakan oleh JPU.
  • Terdakwa: menjawab saya sudah mengerti dan memahami atas apa yang sudah dibacakan oleh JPU.
  • Penasihat hukum : Mengajukan keberatan atas dakwaan, karena dakwaan yang didakwakan kepada terdakwa bukan tindak pidana pembunuhan melainkan tindak pidana penganiayaan menyebutkan (pasal dalam kuhp yang dimaksud), dan tidak bermaksud untuk menghilangkan nyawa orang lain.
  • Hakim : eksepsi diterima dan akan diputuskan bersamaan dengan putusan pokok perkara
  • Hakim : Hakim menutup sidang dan mengumumkan tanggal dan waktu sidang selanjutnya dengan agenda Pemeriksaan alat bukti.

 



AGENDA SIDANG 2

Pemeriksaan alat bukti:

  • Hakim: Hakim membuka sidang terbuka untuk umum
  • Hakim: Hakim memanggil saksi secara berurutan untuk mendengar kesaksiannya
  • Hakim: Hakim memeriksa identitas saksi dengan menanyakan kepada saksi tentang nama lengkap, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal , agama, dan pekerjaan.
  • Hakim: Hakim menanyakan kepada saksi apakah saksi kenal terdakwa sebelum terdakwa melakukan perbuatan yang menjadi dasar dakwaan, Apakah saksi berkeluarga sedarah atau semenda dan sampai derajat ke beberapa terdakwa, Apakah saksi suami atau isteri terdakwa meskipun sudah bercerai atau terikat hubungan kerja dengan terdakwa.
  • Saksi: Menjawab apa yang telah ditanyakan hakim kepadanya.
  • Hakim: Hakim memerintahkan agar saksi dapat melakukan sumpah terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan.
  • Saksi : saksi mengucap sumpah sesuai dengan pasal 160 ayat 3 kuhp.
  • Hakim : Hakim menanyakan beberapa pertanyaan kepada saksi, setelah selesai, kemudian memperbolehkan penuntut umum dan penasihat hukum untukmengajukan pertanyaan kepada saksi dan terdakwa.
  • Hakim: Hakim dapat mengizinkan saksi untuk meninggalkan ruang sidang atau tetap dalam ruang sidang, Setelah saksi selesai memberikan keterangan.
  • Hakim : Hakim memerintahkan untuk memeriksa bukti lain berupa surat atau alat bukti petunjuk.
  • JPU: Memberikan bukti dan menerangkan bukti yang ada
  • Hakim: Hakim mempersilahkan kepada terdakwa untuk memberikan keterangan terdakwa.
  • Terdakwa : Terdakwa memberikan keterangan terdakwa atas apa yang telah dilakukannya.
  • Hakim: hakim dapat menutup sidang setelah semua saksi memberikan keterangannya dan terdakwa telah memberikan keterangan kemudian Hakim mengumumkan untuk melanjutkan sidang berikutnya pada tanggal dan waktu yang telah di tentukan.
 
 

AGENDA SIDANG 3

Pembacaan tuntutan oleh JPU (Requisitoir)

  • JPU: JPU membacakan tuntutannya denga nisi tuntutan pidana sebagai berikut:
  1. identitas terdakwa
  2. dakwaan yang terdiri dari:
  3. primair
  4. subsidair
  5. hasil pemeriksaan pengadilan meliputi:
  6. saksi-saksi
  7. keterangan terdakwa
  8. surat
  9. pemeriksaan ditempat kejadian
  10. fakta-fakta hukum
  11. hal hal yang memberatkan
  12. hal hal yang meringankan
  13. tututan hukuman
  • Pledoi
  • Hakim mempersilahkan terdakwa dan penasihat hukum untuk melakukan pembelaan.
  • Terdakwa: terdakwa memberikan keterangan pledoi.
  • Penasihat Hukum memberikan pledoi/ pembelaan.
  • Penasihat hukum membacakan pledoi atas tuntutan JPU.
  • Penasihat hukum memberikan berkas pledoi kepada majelis hakim.
  • JPU: JPU menjawab pledoi replik
  • Terdakwa: terdakwa memberikan jawaban atas replik yang di lakukan oleh JPU
  • Setelah replik duplik telah selesai hakim menyatakan sudang ditutup dan akan di buka pada waktu yang telah di tentukan

 

AGENDA SIDANG 4

  • Majelis Hakim melakukan musyawarah Majelis
  • Hakim: Hakim setelah melakukan musyawarah majelsi kemudian membuka sidang.
  • Hakim: Hakim menerangkan bahwa hari ini akan membacakan putusan
  • Hakim: Hakim membacakan putusan
  • Hakim: setelah Hakim membacakan putusan putusan dinyatakan berkekuatan hukum tetap dan sidang dinyatakan selesai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Next Post Previous Post