Contoh surat cerai gugat





Hal : Gugatan Cerai                                                                            Semarang, 22 maret 2021

 

 

 

Kepada Yth:

 

Ketua Pengadilan Agama Kota Semarang

Jl. MH. Tamrin No. 15 Kota Semarang

Di tempat,  

 

Prihal               : Cerai gugat

 

(Identitas Para Pihak)

Yang bertanda tangan dibawah ini, Nama Prnggugat :

Jenis pihak                : PENGGUGAT

Nama:          Binti

Tempat lahir:

Tanggal lahir:

Umur:      Tahun 

Jenis Kelamin:

Agama:

Warga Negara:

Status:

Pendidikan:

Pekerjaan:

Alamat:

 

 Selanjutnya disebut Penggugat, mengajukan Gugatan Cerai dan Hak asuh anak terhadap suami penggugat.

 

Nama:            Bin

Tempat lahir:

Tanggal lahir:

Umur:        Tahun

Jenis Kelamin:

Agama:

Warga Negara:

Status:

Pendidikan:

Pekerjaan:

Alamat:

 

Selanjutnya disebut TERGUGAT:

 

 

(POSITA )

Adapun dalil-dalil Penggugat adalah sebagai berikut:

1). Berisi informasi tentang pernikahan penggungat dan tergugat beserta tempat dan tanggal dimana prosesi pernikahan tersebut dilakukan.

2). Berisi informasi tempat tingal, kondisi hubungan setelah menikah ( rukun atau tidak, sudah berhubungan badan atau belum dsb), alamat tinggal dan telah dikaruniai anak atau belum. (opsional)

3). Berisi informasi tentang anak  hasil dari pernikahan (informasi guna untuk petitum hak asuh anak)

4). Berisi  Informasi kehidupan rumah tangga antara penggugat dan tergugat (awal masalah rumah tangga) dilengkapi dengan informasi bulan dan tahun. 

5). Berisi informasi mengenai perselisihan/permasalahan yang terjadi (semakin tajam, atau sudah mulai reda) dilengkapi bulan dan tahun.

6). Penjelasan sebab-sebab terjadi permaslahan/ pertikaian antara penggugat dan tergugat. 

7). dst… hingga penggugat menyatakan untuk menyudahi hubungan suami isteri  karena alasan yang dijelaskan sebelumnya. 

 Catatan: didalam posita diatas ditulis berdasarkan kondisi hubungan rumah tangga, sebab terjadinya pertikaian dilengkapi dengan waktu kejadian dan tahun.

 

(PETITUM)

Berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas penggugat mohon kepada ketua Pengadilan Agama kota semarang/ Majelis hakim untuk menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut:

Primair:

1). Berisi Permohonan Penggugat (permohonan utama : Mengabulkan permohonan gugatan penggugat sepenuhnya)

2). Berisi permohonan untuk hak asuh anak. 

3). permohonan penjatuhan talak (ex: menjatuhkan talak bain )

4). permohonan untuk menyatakan putusan dalam perkara ini dpat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum dari pihak tergugat

5). permohonan kepada panitera untuk mengumumkan salinan putusan yang berkekuatan hukum tetap kepada pengawal pencatat nikah atau KUA.

6). Permohonan Penetapan biaya perkara

 Catatan: petitum adalah permohonan/tuntutan kepada majelis hakim/tergugat. isi dari petitum disesuaikan dengan keinginan dari penggugat.

Subsidair:

Yaitu apabila ketua pengadilan/Majelis hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo  et bono) demikian gugatan ini diajukan, selanjutnya penggugat ucapkan terimakasih.

 

 

                                                                                                                                      Hormat  penggugat

 

                                                                                                                                     (Nama Penggugat)

 

 

 

 

 

Next Post Previous Post